Menstruasi Jadi Kacau

Menstruasi pertama usai melahirkan kerap menjadi momok. Sebab datangnya bisa cepat, bisa lama, dan masa menstruasinya bisa berlangsung hingga 31 hari bahkan lebih. Setelah menstruasi Mama mulai teratur selama tiga bulan berturut turut, barulah bisa diperkirakan dengan perhitungan, kapan menstruasi selanjutnya akan terjadi.

Baca juga : Kerja di Jerman

Bagi Mama yang baru pertama kali melahirkan, mengetahui kapan menstruasi pertama dan kapan masa subur usai melahirkan terjadi, cukup penting. Soalnya, menstruasi pertama ini, selain banyak dikeluhkan, seperti: terasa nyeri dan membuat pusing, juga berlangsungnya bisa lama, bisa berminggu-minggu. Sedangkan untuk masa subur penting diketahui supaya bisa mempersiapkan kehamilan berikutnya dengan baik dan matang.

Mengenai kedua hal tersebut, jika dikembalikan pada teori kedokteran (medis), haid atau menstruasi bisa terjadi setelah 28 hari atau 4 minggu melahirkan. Tapi ingat, lo, tiap orang bisa berbeda karena pengaruh menyusui, pakai KB hormon atau tidak, dan lainnya. Bagi Mama yang memberikan ASI, menstruasi belum teratur atau belum haid sama sekali hingga enam bulan sampai satu tahun, masih dalam kategori wajar. Seiring berkurangnya ASI secara alami, menstruasi akan semakin teratur. Kondisi ini berlaku untuk mama bersalin sesar ataupun normal. Dalam bahasa lain, tidak ada hubungannya cara/teknik bersalin dengan menstruasi, karena menstruasi dipengaruhi oleh kesuburan atau hormon reproduksi.

Setelah menstruasi Mama mulai teratur selama tiga bulan berturutturut, barulah bisa diperkirakan dengan perhitungan, kapan menstruasi selanjutnya akan terjadi. Mama juga bisa menghitung dan memperkirakan kapan masa suburnya tiba. INI BIANG KELADI KEKACAUAN Kacaunya ritme menstruasi pascapersalinan terjadi karena sel telur perlu waktu untuk aktif kembali setelah istrirahat selama sembilan bulan kehamilan.

Selain itu, kacaunya ritme menstruasi usai bersalin, juga bisa dikarenakan: U Hormon prolaktin. Hormon ini bertugas mengatur produksi ASI. Kala menyusui, aktivitas hormon ini akan meningkat. Itu sebab, masa ovulasi menjadi tertunda, sehingga Mama yang menyusui secara ekslusif biasanya tidak akan mendapatkan menstruasi setelah melahirkan dengan segera.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *