Suka Merebut Barang Milik Orang Lain

Anak saya (3,3) suka merebut apa pun yang dipegang anak lain, terutama yang dipegang adiknya. Padahal dia sudah punya benda yang sama. Kenapa anak saya bersikap seperti itu ya, bu? Bagaimana caranya supaya sikapnya ini tidak keterusan? Mohon jawaban ibu mayke. Terima kasih. Nisa nurul fatonah – jakarta Mengapa si kakak suka merebut barang milik adiknya?

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Sebagian disebabkan sampai usia 5 atau 6 tahun anak masih egosentris, segala sesuatu hanya dilihat dari sudut pandangnya saja. Kemampuan kognisinya juga masih terbatas, sehingga tidak mudah diberi pengertian. Faktor lain yang ikut berperan adalah emosi anak. Dia tidak suka akan kehadiran adiknya, karena dianggap sebagai saingan. Bukan berarti anak tidak sayang pada adiknya, tetapi lebih kepada perasaan adik merebut perhatian orangtua, dan ia ingin menunjukkan dialah yang lebih berkuasa dan bisa mengendalikan situas. Apa solusinya?

 

Pertama, setiap kali dia merebut barang milik adik/anak lain, katakan itu bukan milik dia, dan orang lain akan merasa sedih, marah, karena mainannya dia rebut. Minta anak mengembalikannya dan alihkan perhatian anak pada benda atau kegiatan lain. kalaupun ia melotot bahkan menangis karena harus mengembalikan mainan adik, biarkan saja. kedua, mendamaikan hatinya dengan mengajaknya bermain. Adakan waktu khusus untuk dia bermain berdua dengan Ibu, dan bukan “kalau ada waktu”.  Di lain kesempatan, Ibu bisa mengajak kedua anak bermain bersama untuk membuat mereka lebih akrab dan kompak, tidak merasa dibedakan.

Ketiga, tidak membandingkan kakak dengan adiknya atau mengeluarkan pernyataan yang membuat kakak semakin tidak suka dengan kehadiran adik. Keempat, mengasah kepekaan Ibu untuk mengenali kondisi apa yang membuat kakak merebut mainan adiknya, misal, dia ingin minta perhatian, sedang mengantuk, lapar, tidak sehat, dan sebagianya. Untuk sementara waktu, saran-saran tersebut di atas bisa Ibu terapkan dulu, Mudah-mudahan bisa membantu Ibu menangani perilaku kakak.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *